Pengamat: Pemerintah Harus Kembalikan Daya Saing Rempah Indonesia

Bahasa Indonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat ekonomi pertanian LIPI, Latif Adam mengatakan bahwa dalam pasar global saat ini rempah asal Indonesia sudah kalah bersaing dengan rempah asal negara lain dan bahkan kalah dari negara tetangga di Asia Tenggara.

“PR besar pemerintah saat ini adalah bagaimana mengembalikan kejayaan rempah asal Indonesia, dengan kembali menguatkan daya saing di pasar global,” kata Latif Adam saat dihubungi Jitunews.com, Jumat (2/6).

Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa sejumlah rempah asal Indonesia kalah bersaing dengan sejumlah negara tetangga, lada kalah bersaing dengan Filipina, vanili kalah bersaing dengan Thailand dan cengkih kalah bersaing dengan Malaysia.

Menurutnya selain adanya upaya peningkatan produksi, langkah menjaga daya saing juga harus dilakukan oleh pemerintah, guna mengembalikan kejayaan rempah asal Indonesia.

Namun, Ia optimis dengan adanya program pemerintah yang ingin mengembalikan kejayaan rempah Indonesia, tren produksi dan perbaikan kualitas rempah pasti akan terjadi.

Ia mengatakan bahwa sebenarnya sampai saat ini Indonesia tetap masih menjadi negara produsen rempah dunia khususnya untuk komoditas lada, pala, cengkih, vanili, dan kayu manis dan sampai saat ini masih menjadi komoditas ekspor Indonesia.