Ketahanan Energi dalam Mendukung Daya Saing Ekonomi Nasional: Kajian Penguatan Infrastruktur Energi bagi Nelayan Kecil

Beranda / Laporan Penelitian

Ketahanan Energi dalam Mendukung Daya Saing Ekonomi Nasional: Kajian Penguatan Infrastruktur Energi bagi Nelayan Kecil
Tema: Pembangunan Daerah


  • 2016-12-31
  • Ketahanan Energi, Infrastruktur Energi, Kapal Perikanan, Nelayan Kecil
  • Chitra Indah Yuliana S.E, M.Dev. Econ, Putri Irma Yuniarti S.E.M.S.E, Dr. Maxensius Tri Sambodo, Rio Novandra S.E.n
  • Download File

Abstrak:

Penelitian ini mengkaji isu yang berhubungan dengan regulasi terkini, yakni Peraturan Presiden No. 126 Tahun 2015 Tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga LPG (Liquefied Petroleum Gas) untuk Kapal Perikanan bagi Nelayan Kecil. Kebijakan yang terkait ialah program konversi BBM (Bahan Bakar Minyak) ke BBG (Bahan Bakar Gas) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mulai tahun 2016 ini. Selain itu, terdapat pula pengujian ataupun implementasi konversi tersebut yang telah dijalankan sebelumnya, antara lain dari Balai Besar Penangkapan Ikan, Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi  Minyak dan Gas Bumi-Lemigas, serta pemerintah daerah termasuk Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah. Pusat Inovasi LIPI juga berperan dalam pengembangan konverter kit generasi kedua untuk kapal perikanan. Kajian ketahanan energi ini bertujuan untuk menganalisis kondisi umum kesejahteraan dan kebutuhan energi nelayan kecil di Indonesia, urgensi dan kondisi infrastruktur fisik terkait konversi BBM ke BBG untuk kapal perikanan bagi nelayan kecil, capaian program tersebut berdasarkan tinjauan empiris di lokasi penelitian, serta mengkaji tata kelola untuk subsidi LPG bagi nelayan kecil. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan bagi pemangku kepentingan terkait. Data primer dan sekunder dari berbagai sumber yang berkaitan dengan topik penelitian dianalisis dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Lokasi penelitian khususnya untuk pengumpulan data primer ialah di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat (Kabupaten Cirebon), dan Jawa Tengah (Kabupaten Demak).

Share: