Teknologi Finansial (TEKFIN) sebagai Alternatif Layanan Keuangan bagi UMKM: Tantangan Kedepan

Beranda / Policy Paper

Teknologi Finansial (TEKFIN) sebagai Alternatif Layanan Keuangan bagi UMKM: Tantangan Kedepan
Tema: Keuangan dan Perbankkan


Abstrak:

Keuangan inklusif telah menjadi agenda penting di tingkat internasional maupun nasional. Ditingkat internasional, financial inclusion telah dibahas dalam forum G20, OECD, AFI, APEC dan ASEAN, dimana Indonesia berpartisipasi aktif didalamnya. Sedangkan di tingkat nasional, komitmen pemerintah telah disampaikan Presiden RI dalam Chairman Statement pada ASEAN Summit 2011 dan komitmen untuk memiliki Strategi Nasional Keuangan Inklusif. Keuangan inklusif yang diartikan sebagai penyediaan layanan keuangan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat merupakan komponen penting dalam strategi pembangunan. Peningkatan akses keuangan yang bertujuan untuk menjaga keberlanjutan serta memperluas jangkauan layanan keuangan bagi masyarakat secara tidak langsung dapat meningkatkan pendapatan dan berimplikasi pada pengurangan tingkat kemiskinan. Strategi yang berpusat pada masyarakat ini perlu menyasar kelompok yang mengalami hambatan untuk mengakses layanan keuangan salah satunya para pelaku UMKM yang belum bankable.

Share: