Inklusivitas versus Daya Saing Koperasi dalam Mengembangkan UMKM Di Sektor Perikanan

Beranda / Working Paper

Inklusivitas versus Daya Saing Koperasi dalam Mengembangkan UMKM Di Sektor Perikanan
Tema: Keuangan dan Perbankkan


  • 2017-12-18
  • koperasi, UMKM, sektor perikanan
  • Dr. Agus Eko Nugroho S.E.M.Appl.Econ., Drs. Darwin M.Sc., Ir. Ernany Dwi Astuty M.Si., Jiwa Sarana S.E., M.M., M. Soekarni S.E, M.Si., Nika Pranata S.T.,M.E., MPP, Raden Roro Retno Rizki Dini Yuliana S.E., Tuti Ermawati M.S.E., Yeni Saptia S.E., M.Si.n
  • Download File

Abstrak:

Peningkatan akses keuangan yang bertujuan untuk menjaga keberlanjutan serta memperluas jangkauan layanan keuangan bagi UMKM secara tidak langsung dapat meningkatkan pendapatan dan berimplikasi pada pengurangan tingkat kemiskinan. Namun persoalan akses permodalan yang selama ini masih dihadapi para pelaku UMKM khususnya di sektor perikanan dan kelautan, tampaknya belum banyak didukung oleh akses kredit perbankan. Masih rendahnya layanan keuangan perbankan terhadap sektor perikanan dan kelautan menjadikan peluang bagi Lembaga Keuangan Non Bank seperti koperasi untuk dapat memperluas layanan keuangannya terutama terhadap sektor-sektor yang tidak dijangkau oleh perbankan. Luasnya cakupan dan karakteristik koperasi diharapkan mampu membuka akses kredit bagi berbagai jenis pelaku usaha/perorangan seusai dengan karakteristik dan kebutuhan mereka. Studi tingkat daya saing lembaga keuangan yang inklusif ini selain ditinjau dari pendekatan ekosistem keuangan juga akan diidentifikasi berdasarkan empat pilar konsep daya saing pertumbuhan yang inklusif berdasarkan hasil kajian P2Ekonomi LIPI yaitu SDM, infrastruktur, tata kelola, dan keuangan.

Share: