Penguatan daya saing dan inklusivitas institusi keuangan dalam mendorong pengembangan UMKM
Tema: UMKM


  • 2017
  • Keuangan dan Perbankan
  • Jiwa Sarana S.E., M.M., M. Soekarni S.E, M.Si., Raden Roro Retno Rizki Dini Yuliana S.E., Tuti Ermawati M.S.E., Yeni Saptia S.E., M.Si., Dr. Agus Eko Nugroho S.E.M.Appl.Econ., Drs. Darwin M.Sc., Ir. Ernany Dwi Astuty M.Si., Nika Pranata S.T.,M.E., MPPn

Abstrak:

Keuangan inklusif yang diartikan sebagai penyediaan layanan keuangan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat termasuk UMKM merupakan komponen penting dalam strategi pembangunan. Peningkatan akses keuangan yang bertujuan untuk menjaga keberlanjutan serta memperluas jangkauan layanan keuangan bagi UMKM secara tidak langsung dapat meningkatkan pendapatan dan berimplikasi pada pengurangan tingkat kemiskinan. Kemudahan akses layanan keuangan bagi UMKM menjadi faktor penting mengingat terbatasnya sumber permodalan selama ini masih menjadi masalah utama bagi UMKM di Indonesia. Sementara peningkatan daya saing sektor UMKM merupakan keharusan mengingat keberadaan UMKM sebagai salah satu faktor pendorong proses pembangunan ekonomi Indonesia sudah tidak diragukan lagi. Namun, kenyataan di lapangan tidak semua UMKM dapat dengan mudah memperoleh bantuan permodalan dari perbankan meskipun usaha mereka sudah tergolong layak. 

Share: