KAJIAN RESILIENSI DAN ADAPTASI EKOSISTEM FILM DI MASA PANDEMI COVID-19
Tema: Perfilman


  • 2020
  • Jakarta, Yogyakarta
  • Ekonomi Kreatif
  • Achsanah Hidayatina S.E., M.Sc., Atika Zahra Rahmayanti S.E., Erla Mychelisda S.E., M.Bkg&Fin., Joko Suryanto, S.E, M.Si, Kanetasya Sabilla S.E., M.Sc., Pihri Buhaerah, S.E., MIDEC, Rio Novandra S.E., Tuti Ermawati M.S.E.n

Abstrak:

Pertumbuhan sub sektor film, animasi dan video berdasar perhitungan BPS tahun 2017 sebesar 10,09 persen (lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Nasional). Tingginya pertumbuhan subsektor film, animasi dan video pada periode tersebut disebabkan kegiatan industri film sedang meningkat signifikan, indikasinya dapat dilihat dari banyak film-film lokal sukses diputar di bioskop-bioskop. Keberadaan industri perfilman cukup strategis dalam menggerakkan perekonomian, sehingga sangat penting untuk mendukung agar industri film nasional dapat terus tumbuh seperti industri film di beberapa negara lain. Langkah untuk menjaga perekonomian dan kesehatan menjadi perhatian dengan adanya pandemi Covid 19. Dampak pendemi tersebut telah memukul banyak sector ekonomi, namun harus diupayakan meminimalisasi damoak dan menjamin keselamatan masyarakat. Dalam konteks kegiatan industri kreatif (khususnya industri film) dampak akibat epidemi Covid 19 berupa terhentinya kegiatan produksi, termasuk ditutupnya bioskop sebagai sarana distribusi dan eksibisi yang telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Untuk mencari cara agar kegiatan industri perfilman dapat berjalan ditengah terjadinya epidemi Covid 19 maka perlu pemahaman resiliensi dan adaptasi dari pelaku industri perfilman. Upaya mengerakan usaha industri film ditengah epidemi Covid 19 penting karena industri film memiliki dampak berganda bagi aktivitas ekonomi lain. Kebijakan dan solusi yang dapat dilakukan pemerintah perlu segera diambil, dengan didasarkan atas kajian ilmiah. Untuk itu kegiatan penelitian memiliki nilai strategis sebagai bentuk kontribusi agar perekonomian dapat bergerak ditengah kondisi yang belum pasti akibat pendemi Covid 19.

Share: