Strategi Penguatan Ketahanan Pangan Rumah Tangga dan Jaring Pengaman Sosial di Masa Pandemi COVID-19

Pembangunan Daerah

Tema: Pembangunan Daerah


  • 02 Desember 2020
  • Ketahanan Pangan, Rumah Tangga, Jaring Pengaman Sosial, COVID-19
  • Achsanah Hidayatina S.E., M.Sc., Alan Ray Farandy, S.E., Atika Zahra Rahmayanti S.E., Bintang Dwitya Cahyono, S.E., Chitra Indah Yuliana S.E, M.Dev. Econ, Esta Lestari S.E., M.Econ.St., Felix Wisnu Handoyo S.E., M.Sc., Nur Firdaus S.I.A., M.Bkg&Fin., Rio Novandra S.E.n
  • Download File

Abstrak:

Strategi Penguatan Ketahanan Pangan Rumah Tangga dan Jaring Pengaman Sosial di Masa Pandemi COVID-19

Paparan ringkas untuk rekomendasi kebijakan ini disusun berdasarkan kajian cepat melalui survei secara daring mengenai dampak pandemi COVID-19 terhadap ketahanan pangan rumah tangga. Survei daring dilakukan oleh tim kajian dari Pusat Penelitian Ekonomi (P2E), Kedeputian Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang dilaksanakan pada tanggal 15 September - 5 Oktober 2020. Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab P2E – LIPI sebagai lembaga penelitian milik pemerintah dalam memberikan kontribusi akademik atas sebuah permasalahan yang dihadapi bangsa. Pandemi COVID-19 yang masih menjadi permasalahan global hingga saat ini memerlukan berbagai cara atau strategi untuk mengatasi dampak yang muncul, salah satunya adalah tentang kondisi ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.

Selama ini perhitungan ketahanan pangan di Indonesia hanya menghitung ketahanan pangan di tingkat wilayah seperti ketahanan pangan Kabupaten/Kota, Provinsi, dan Nasional tanpa mengetahui kondisi ketahanan pangan di level rumah tangga. Oleh karena itu, Pusat Penelitian Ekonomi (P2E) LIPI merasa perlu untuk melakukan analisis ketahanan pangan rumah tangga di masa pandemi untuk menghasilkan gambaran kondisi riil masyarakat yang berkaitan langsung dengan pemenuhan pangan rumah tangga yang merupakan kebutuhan pokok.

Hasil kajian ini memberikan gambaran kondisi ketahanan pangan rumah tangga dan strategi-strategi yang dilakukan oleh masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan selama masa pandemi COVID-19. Meskipun secara umum ketahanan pangan rumah tangga cukup baik, tetapi terdapat cukup banyak rumah tangga yang berada dalam kondisi ketahanan pangan rendah terutama pada karakteristik rumah tangga dengan kepala rumah tangga berpenghasilan tidak tetap, bekerja di sektor informal, dan pengeluaran rumah tangga per bulan yang rendah. Pemerintah telah memberikan berbagai bentuk program perlindungan sosial di masa pandemi berupa bantuan tunai maupun non-tunai dan manfaatnya diakui oleh masyarakat. Namun demikian, mempertimbangkan permasalahan muncul dalam proses penyaluran program perlindungan sosial tersebut, kami memberikan beberapa saran dan rekomendasi dalam paparan singkat ini sebagai bahan pertimbangan kebijakan pemerintah terkait dengan upaya penguatan ketahanan pangan rumah tangga hingga masa pandemi COVID-19 ini nantinya benar-benar teratasi dengan baik.

Semoga rekomendasi kebijakan yang kami susun ini dapat bermanfaat bagi Kementerian/ Lembaga terkait. Kami mengucapkan terima kasih terhadap semua pihak atas terselenggaranya kajian ini. Terlebih, rasa terima kasih terbesar kami sampaikan bagi semua penulis dan khususnya Kepala Pusat Penelitian Ekonomi dengan tersusunnya kertas kerja singkat tentang strategi penguatan ketahanan pangan dan jaring pengaman sosial di masa pandemi COVID-19.

Share: